Setitik Embun

RINGGIT WIDHI HARTI

RINGGIT WIDHI HARTI

Setitik embun pagi, semilir angin ditebing mimpi
menerpa membuai jiwa,.. Duka… lara…. hampa… kecewa.
menjadi warna sebuah cerita.
Cerita seorang anak MANUSIA.
dengan Do’a kepada sang pencipta
Allah Subhanahu Wata’ala.

RINGGIT WIDHI HARTI

RINGGIT WIDHI HARTI

Aku adalah Aku
Aku Ringgit Widhi Harti
Karawang kota kelahiran dan kampung halamanku.

Ayahku seorang buruh dan ibuku seorang ibu yang sehari-hari hanya mengurus rumah tangga.

Kampung halaman adalah bingkai kenangan dan harapan yang tak pernah usang.
Selalu kuat menahan erat gambar rangkaian perjalanan kehidupan.
Saat jauh pun hati kan kembali ke sana.
Seolah telah terpikat dan tak bisa melompat memudar hasrat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s